Majegan adalah salah satu padukuhan tertua di Kalurahan Pandowoharjo. Namanya dipercaya berasal dari kata "majeg" — tetap dan kukuh — merujuk pada warga yang teguh menetap dan menggarap lahan di kawasan ini sejak masa Kasultanan.
Kini Majegan berkembang menjadi permukiman agraris dengan 8 RT dalam 2 RW, ditopang pertanian padi, kelompok wanita tani, serta UMKM olahan pangan. Balai Dusun Majegan menjadi pusat kegiatan warga — dari posyandu, rapat RT, hingga merti dusun tahunan.
Majegan yang majeg — teguh dalam gotong royong, kukuh menjaga tanah dan air — sebagai padukuhan agraris yang menyejahterakan warganya, merawat budayanya, dan bertumbuh bersama zaman tanpa kehilangan ruhnya.
Bagan resmi dapat diunduh pada gambar struktur — nama dan foto perangkat menyusul konfirmasi Pak Dukuh.
Batas resmi padukuhan belum tersedia di data publik — area ditandai sebagai perkiraan.